Melancarkan produksi asi dengan makanan ini

Rate this post

Melancarkan produksi asi

Bagi wanita tentu menginginkan memberikan ASI sebagai asupan terbaik bagi bayinya, karena ASI merupakan nutrisi terbaik bagi bayi di masa awal pertumbuhannya. Bayi sebaiknya mendapatkan ASI hingga usia 6 bulan.

Bayi memerlukan asupan makanan yang mutlah yaitu ASI, terutama bayi usia yang masih kurang dari 1 bulan. Jika ASI tidak lancar mengalirnya tentu menjadi masalah yang sangat menghawatirkan. Kualitas dan kuantitas ASI setiap wanita berbeda – beda, ada wanita yang produksi ASI nya cukup baik dan ada pula sebagaian lainnya yang produksi ASInya kurang lancar.

Jangan khawatir dengan melancarkan produksi ASI nya yang kurang lancar, ada beberapa cara yang bisa dilakukan oleh Anda agar ASI nya mencukupi kebutuhan bayi, seperti dengan mengkonsumsi beragam jenis makanan yang bisa memperlancar produksi ASI dan bagi yang ASI nya dikit bisa menjadi lebih cukup.

Beberapa makanan yang bisa memperlancar produksi ASI Anda :

  • Biji adas

Merupakan salah satu langkah herbal yang termudah untuk memperbanyak dan memperlancar produksi ASI. Biasanya menggunakan biji atau daun adas untuk keperluan Anda memasak, kali ini digunakan sebagai membantu memperbanyak dan melancarkan produksi ASI

  • Kedelai

Sumber protein nabati, mangan, kalium, magnesium, vitamin C, K, asam folat, fosfor, riboflavin dan zat besi. Kedelai sangat baik untuk dapat memenuhi kebutuhan protein harian wanita yang menyusui mencapai 65 gram. Produksi ASI berkurang karena kekurangan protein bahkan dalam cadangan tubuh protein juga akan berkurang.

  • Daun katuk

Mengandung kaya akan protein, vitamin A, B1, C kalium, zat besi dan forfor. Juga mengandung sterol dan alkaloid yang dapat mempengaruhi produksi ASI. Terkandung 239 mg vitamin C dalam 100 gr daun katuk, memenuhi kebutuhan wanita menyusui sudah jauh lebih cukup yaitu 95 mg.

  • Kacang hijau

Kacang hijau baik untuk sumber protein nabati, vitamin B1 atau tiamin mengubah karbohidrat menjadi energi, karena wanita yang menyusui butuh energi lebih besar dibanding saat hamil. Jika Anda kekurangan tiamin akan mudah tersinggung, kurang bersemangat dan sulit untuk konsentrasi. Apabila mood Anda baik maka akan memicu hormon oksitosin untuk memproduksi ASI.

  • Madu

Memperbanyak dan memperlancar jumlah ASI madu dipercaya berkhasiat. Karena dapat mengandung suatu hormon yang sering disebut dengan hormon potuchin yang menurut pakar medis sangat berfungsi untuk mengikat rahim dan otot rahim sehingga dapat untuk membantu mengurangi pendarahan pasca melahirkan. Madu juga mengandung hormon oksitosin yang dapat membantu merangsang kontraksi pada otot – otot rahim sehingga mempermudah persalinan. Adanya hormon tersebut dapat memacu kontraksi di pembuluh darah vena yang ada di sekitar payudara sehingga akan memacu kelenjar air susu untuk memproduksi.

  • Bunga pepaya

Megandung kaya akan vitamin A dan vitamin C, juga mengandung fosfor dan kalsium. Zat tersebut membantu mempercepat proses pencernaan protein dengan bantuan enzim papain yang terdapat juga pada buah dan daun tidak hanya pada bunga. Protein yang Anda makan akan dipecah oleh enzim papain.

  • Labu siam

Labu siam sumber vitamin B6, kalium dan magnesium selain itu kaya akan vitamin C, K, mangan, zinc ( seng ) dan asam folat. Wanita menyusui tidak memerlukan asam folat sebanyak saat hamil, tetapi kebutuhan tetap dua kali lipat daripada wanita yang tidak menyusui. 100 gram labu siam cukup untuk memenuhi sekitar 23% kebutuhan asam folat dalam tubuh. Pembentukan sel, perkembangan jaringan tubuh bayi serta hemoglobin dalam darah maka asam folat sangat penting.

  • Bayam

Bayam memiliki kandungan vitamin A, B6, C, E, K, zat besi, kalium, fosfor, kalsium, magnesium, protein, thiamin, riboflavin dan asam folat. Kebutuhan wanita menyusui gizi yang terdapat dalam bayam juga baik untuk membangun sistem kekebalan tubuh bayo agar kuat, yakni berasal dari vitamin B6. Vitamin B6 Anda perlu asupan lebih tinggi dari pada wanita yang tidak menyusui atau hamil, saat menyusui. Vitamin B6 akan meningkat dalam ASI jika mengkonsumsi bayam lebih dari jumlah orang normal.

  • Pare

Pare memiliki khasiat yang sangat manjur untuk memperbanyak dan mengentalkan produksi ASI dan bayi pun akan mudah kenyang, tetapi sayuran ini sangat pahit rasanya. Pare mengandung anti oksidan, vitamin C, K, meningkatkan penyerapan zat besi, meningkatkan kesehatan tulang, gusi, gigi dan pembuluh darah, fitokimia lutein, antioksidan, likopen berkhasiat untuk memproduksi insulin. Maka dari itu pare dapat menurunkan kadar gula dalam darah dan anti kanker.

  • Buah – buahan yang mengandung air

Wanita yang menyusui lebih membutuhkan asupan cairan yang lebih banyak karena terkait dengan produksi air susu dan untuk keseimbangan cairan dalam tubuh wanita menyusui. Sangat dianjurkan untuk mengkonsumsi yang mengandung banyak air atau buah tropis seperti jeruk, melon, timun suri, pepaya, semangka dan lainnya agar dapat melancarkan produksi asi.

Cara memperbesar dan mengencangkan payudara secara alami tanpa efek samping

Klik Disini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *