Manfaat bidara upas untuk kesehatan

Rate this post

Manfaat Bidara upas ( Merremia mammosa ), diduga berasal dari Fhilipina dan di sebarluaskan ke berbagai tempat. Bidara upas dikenal juga dengan nama blanar atau widara upas ( Jawa ) dan Hailale ( Ambon ), ia merupakan family dari convolulacae yakni satu suku dengan kangkung – kangkungan.

Tanaman Bidara Upas biasa Tumbuh liar di dalam hutan – hutan, terkadang juga di tanam di pekarangan sebagai pagar rumah atau sebagai tanaman obat atau juga karena umbinya bisa dimakan. Manfaat bidara upas dapat Tumbuh dengan subur di daerah tropis pada dataran rendah atau pada dataran tinggi.

Manfaat bidara upas memang sangat luar biasa, membuat tanaman ini terkenal pada dunia herbal. Daun bidara upas efektif untuk mengatasi berbagai penyakit dan gangguan kesehatan. Penyakit ringan seperti batuk dan tifus dapat sekali untuk diobati oleh daun ini. Bahkan tanaman bidara upas dapat digunakan sebagai obat batuk, diabetes, kanker, dan banyak lagi.

Tanaman ini memiliki umbi yang dapat dimakan, layaknya seperti ubi jalar. Warnanya kuning agak kecoklatan. Tinggi tanaman dapat mencapai 6 meter, dengan batang kecil yang tumbuh secara merayap. Batang pohonnya licin dan berwarna gelap. Bidara upas memiliki daun yang berbentuk mirip seperti jantung, dan berwarna hijau tua. Bunganya bergerombol, sekilas mirip lonceng. Warna bunga bidara upas pada umumnya adalah putih.

Umbi bidara upas mengandung resin, damar, zat pahit, dan pati. Selain itu, zat oksidase terdapat dalam getah tanaman ini. Efek farmakologis yang ada di dalamnya termasuk anti inflamasi, analgetik, antidote ( melawan racun ), laksatif, dan penyejuk.

Manfaat bidara upas :

  • Mencegah kanker dan kusta

Bidara upas diyakini oleh banyak orang, mampu mencegah dan mengobati penyakit kusta dan kanker. Cara membuatnya, ambil ¾ umbi bidara upas kemudian dicuci dengan air bersih. Parut umbi ini, campurkan dengan 2 sdm madu serta 4 sdm air matang. Peras dan saring, untuk mengumpulkan sarinya. Minum sari ini, dibagi menjadi tiga takaran. Minum di pagi, siang, dan sore hari.

  • Mengobati tifus dan muntah darah

Penyakit tifus dapat diobati dengan cara tradisional, salah satunya dengan menggunakan bidara upas. Parut umbi bidara upas, setelah dicuci dengan menggunakan air yang mengalir. Peras dan saring dengan kain bersih hingga didapatkan segelas sarinya. Minum sari ini dengan rutin setiap hari.

  • Mengobati diabetes

Penyakit kencing manis atau diabetes dapat diobati secara tradisional, salah satu caranya dengan menggunakan ramuan bidara upas ini. Ambil 100 gram umbinya, kemudian cuci sampai bersih. Parut dan peras untuk mengambil sarinya, minum sebelum sarapan di pagi hari.

  • Mengobati difteri

Bidara upas juga sangat efektif untuk mengatasi penyakit difteri. Caranya, ambil 8 gram umbi bidara upas kemudian cuci dengan air bersih. Parut, tambahkan ¼ gelas air matang. Peras untuk mendapatkan airnya. Biarkan airnya mengendap, lalu minum airnya yang jernih pada waktu pagi dan sore hari. Takaran untuk orang tua adalah 2 – 3 sdm, dan 1 sdm untuk anak – anak.

  • Melawan racun dari gigitan ular

Bidara upas dapat digunakan sebagai pengobatan awal terhadap gigitan ular. Caranya, parut umbinya hingga terbentuk adonan seperti bubur. Balurkan pada luka bekas gigitan, kemudian dibalut. Carilah bantuan medis, jika diperlukan.

  • Mengobati radang usus buntu

Sifat anti radang dalam umbi bidara dapat digunakan untuk mengatasi radang usus buntu. Parut dan peras ¼ jari umbi tanaman ini, bersama 1 sdm air gula. Saring, kemudian minum airnya di pagi dan malam hari secara teratur.

  • Mengobati berak berdarah

Untuk mengatasi berak yang mengandung darah dan juga lendir, ambil 50 gram umbi bidara upas. Iris – iris umbinya, tambahkan gula merah. Rebus bersama 2 gelas air hingga mendidih dan airnya tersisa segelas. Setelah airnya dingin, saring dan minum sampai habis.

  • Mengobati batuk kering, suara serak, dan radang tenggorokan

Suara parau tentu sangat menyiksa dan mengganggu aktivitas sehari – hari. Atasi masalah ini dengan bidara upas. Sediakan 8 gram umbi bidara upas, 3 gram biji kapulaga, 3 lembar daun sirih, 6 gram kencur, dan sedikit air. Tumbuk semua bahan, campur dengan air. Berkumur dengan sedikit ramuan ini dan lalu minum sisanya dua kali dalam sehari.

  • Mengatasi keracunan makanan

Sebagian orang menderita alergi terhadap makanan tertentu, sehingga menimbulkan gejala seperti mual, pusing, dsb. Untuk mengatasi gangguan ini, Anda dapat menggunakan bidara upas. Parut umbi bidara upas, kemudian peras untuk memperoleh ½ gelas sarinya. Minum airnya dengan segera.

  • Meredakan batuk rejan

Bidara upas juga mampu mengobati batuk rejan yang cukup parah. Caranya, siapkan ½ jari umbi tanaman ini. Cuci dengan air yang mengalir, kemudian parut dan peras bersama 2 sdm air matang. Saring dan tambahkan 1 sdm madu murni. Minum ramuan ini di pagi dan malam hari.

  •  Mengobati kencing batu

Penyakit kencing batu sangat menyiksa penderita. Untuk meluruhkan batu tersebut, gunakan ramuan tradisional. Siapkan 10 gram umbi bidara upas, 15 gram daun keji beling, dan 10 gram daun kumis kucing. Cuci ketiga bahan ini, kemudian diiris – iris. Selanjutnya, rebus semua bahan bersama  satu liter air, hingga air yang tersisa hanya 150 ml. Biarkan airnya menjadi dingin, kemudian saring. Minum 3 kali dalam sehari, masing – masing sebanyak 50 ml.

  • Mengatasi luka bakar

Untuk mempercepat pemulihan jaringan kulit ketika Anda mengalami luka bakar, gunakan bidara upas. Parut umbinya, terapkan pada luka bakar. Biarkan selama 30 menit,sebelum dibilas dengan air bersih.

Cara memperbesar dan mengencangkan payudara secara alami tanpa efek samping

Klik Disini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *