Adanya perubahan dan perkembangan payudara

Rate this post

 

Banyak sekali pria yang mengaku bahwa daya tarik seorang wanita terletak pada payudaranya. Payudara adalah salah satu dari beberapa bagian tubuh wanita yang disukai pria. Tidak hanya pria tetapi banyak wanita yang cenderung merasa kurang percaya diri apabila tidak memiliki bentuk atau ukuran payudara yang diinginkan.

Perkembangan payudara

Payudara telah menglami masa kejayaan juga kemunduran sejak jama peradaban kuno, beberapa abad lalu bagian tubuh wanita yang satu ini ditonjolkan dengan model pakaian yang dikenakan para wanita zaman kuno. Korset dan gaun yang mereka kenakan selalu untuk menonjolkan bentuk tubuh terutama pada bagian payudara. Karya seni pada masa tersebut menggambarkan payudara sebagai simbol keindahan dan juga kuasa. Para pembantu wanita pun tak segan – segan untuk pergi keluar dengan model pakaian yang menonjolkan area payudaranya.

Sebagian besar wanita akhirnya memiliki gaya berpakaian yang cenderung tertutup pada area payudara dan kaki. Ketika seorang Kristen menjadi mayoritas untuk penduduk pada masa itu, kesopanan adalah hal yang patut dicontoh atau dijunjung tinggi para wanita – wanitanya. Sebuah lukisan yang menggambarkan Bunda Maria yang sedang menyusui bayi Yesus akhirnya mengundang respon erotis dari para lelaki. Kombinasi antara keindahan dan kekuatan akhirnya dapat membuat payudara memiliki nasib yang sama dengan seperti Mr.P, sama – sama pernah dipuja oleh beberapa aliran agama yang kuno tertentu. Pada akhirnya, payudara pun menjadi salah satu tolok ukur kecantikan seorang wanita.

Pada masa Renaissance, pandangan masyarakat mengenai payudara sudah mulai berbeda. Kebanyakan masyarakat waktu itu menilai wanita – wanita yang bertubuh gemuk dengan payudara yang juga besar terlihat lebih menggairahkan. Perhatian masyarakat waktu itu lebih tertuju kepada wanita dengan gaya berpakaian yang sangat tertutup, gaun panjang dengan adanya potongan high – neck. Banyak wanita yang memakai korset yang sangat ketat dan tertutup sehubungan dengan masih tersisanya nilai-nilai kesopanan yang ditinggalkan Kristen kala itu. Banyak juga karya – karya seni berupa tulisan yang mengandung nilai – nilai sensualitas di dalamnya tercipta pada masa itu.

Seiring dengan berkembangnya jaman pula, pandangan masyarakat mengenai payudara juga lebih terkesan objektif. Yang terpenting kala itu merupakan wanita dapat menonjolkan bentuk tubuh dan payudaranya dengan bebas serta percaya diri tanpa adanya tertekan oleh standart – standart yang tertentu dari masyarakat. Bergerak lagi menuju abad pertengahan, gadis – gadis pin up dengan dress mininya mengundang perhatian banyak masyarakat kala itu. Munculnya Twiggy juga menjadi pengaruh penting akan pandangan masyarakat mengenai perkembangan payudara terkait payudara dan tubuhnya yang super kecil. Banyak wanita bertubuh gemuk yang mulai mengidam – idamkan payudara kecil dan badan kurus kering.

Perkembangan payudara telah mengalami masa – masa bersinar dan tenggelam seiring dengan berubahnya pandangan masyarakat yang dipengaruhi oleh kebudayaan atau agama tertentu. Ibarat sebuah mesin, payudara adalah sebuah mesin susu untuk bayi yang sarat akan sensualitas.

Cara memperbesar dan mengencangkan payudara secara alami tanpa efek samping
Klik Disini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *